Diskusi


FORUM DISKUSI SEPUTAR MULTIMEDIA DAN DESAIN GRAFIS

 

Topik: Membuat E-Learning

Dari: Fian pada Yahoo Answers  Maret 2008

Jawaban terbaik Yahoo Answers dipilih oleh Suara Terbanyak

 

Tanya:

Ada yang tau caranya buat E_learning ga? lebih mudah kalo pake software apa ya?? Klo ada yang tahu,mhn bntuanya.

 

Jawab:

Ada beberapa kategori yang dapat dimasukkan sebagai media e-learning. Presentasi pembelajaran, media pembelajaran mandiri, e-book dan video pembelajaran termasuk beberapa di antaranya. Untuk video pembelajaran biasanya berjalan sekuensial, sementara tiga contoh sebelumnya memiliki interaksi dengan pengguna (user).

 

Video pembelajaran, sesuai dengan namanya, setelah proses shooting selesai, sebaiknya diolah dengan software pengolah video, seperti adobe premiere atau kalau ingin yang instant juga bisa dengan mempergunakan ulead video studio. Ilustrasi musik dan narasi dapat diedit dengan cool edit pro, sound forG, dan yang sejenisnya.

 

Untuk presentasi pembelajaran, dengan Power Point saya rasa cukup, karena fungsinya toh hanya sebagai pembantu dan penguatan presenter dalam menyampaikan bahan/materi.

 

Untuk media pembelajaran mandiri maupun e-book, karena setiap tampilannya harus interaktif dan digunakan secara terbuka oleh orang lain, maka software makromedia flash (versi baru; adobe flash cs3) cukup digemari dan memiliki banyak fitur yang memungkinkan untuk desainer mengaplikasikan seluruh imajinasi dan kreatifitasnya dengan mengfungsikan action script secara maksimal.

 

Ok, semoga enjoy dan selamat berkarya.

 

Dewasa ini banyak sekali kompetisi yang memperlombakan kreatifitas dalam pembuatan e-learning ini. Semoga Anda salah satu pesertanya.

 

–o0o—

 

Topik: Download gambar format cdr.

Dari: chhi_chhi

Di Yahoo Answers Maret 2008

Jawaban terbaik Yahoo Answers dipilih oleh Suara Terbanyak

 

Tanya:

Ada ga ya fredownload gambar2 tapi formatnya cdr?
thx
.

 

Jawab:

dear questioner………

cdr adalah format penyimpanan untuk aplikasi grafis berbasis vector yang belum diterjemahkan kedalam aplikasi grafis berbasis bitmap. Jika masih berupa vector, biasanya tidak bisa dibuka secara otomatis pada semua komputer yang belum terinstalasi software pendukungnya, karena belum executable. Dengan demikian, jika anda ingin melihat hasil grafis dari format ‘cdr’, sebaiknya anda instal dahulu software yang dapat membaca format ‘cdr’ yaitu CorelDraw. Itupun belum menjamin anda dapat membuka begitu saja. Anda baru bisa membuka format grafis tersebut jika waktu disimpan oleh yang membuat pertamanya satu level atau lebih rendah CorelDraw-nya dengan yang ada di komputer anda. Artinya, anda tidak akan bisa melihat format cdr jika di komputer anda memiliki CorelDraw versi 11, sementara cdr yang akan anda buka disimpan pada versi X3 atau lebih tinggi lagi.

 

Tips dan trick……..

Agar semua orang dapat melihat hasil grafis yang anda buat pada CorelDraw, sebaiknya anda eksport dahulu seluruh gambarnya ke format jpg, jpeg, bmp, dsb. Dengan demikian orang lain tidak akan penasaran lagi, sementara grafis yang anda buat telah menjadi format gambar yang siap dipakai di komputer mana saja.

 

Caranya:
Sorot seluruh grafis yang telah anda edit, klik icon eksport, kemudian atur resolusinya, pilih ‘selected only’, ok.

 

Nah, selamat mencoba.

Semoga bermanfaat.

Selamat berkarya……

–o0o—

 

Topik:  Perbedaan  pensil 2B dengan pensil 5B

Dari: satrio

Di Yahoo Answers April 2008

Jawaban terbaik Yahoo Answers dipilih oleh Suara Terbanyak

 

Tanya:

Apakah ada perbedaan menggunakan pensil 2B dengan pensil 5B?

 

Jawab:

dear questioner…….

Granit merupakan inti/isi dari setiap pensil yang ada. Portugal merupakan negara pertama yang menemukan alat tulis yang mempergunakan batu granit ini. Pada perkembangan selanjutnya, batu granit dikemas sedemikian rupa (biasanya dibalut dengan kayu yang dibulatkan) yang kemudian dikenal dengan nama ‘pencil’ asal kata dari ‘pen’ dan ‘stencil’.

Pensil, sesuai dengan fungsinya, juga mempunyai beberapa tingkatan kekerasan dan kehitaman. Sebagai identitas, maka tingkatan tersebut dibagi menjadi dua bahagian, yaitu ‘H’ singkatan dari ‘hard’ dan ‘B’ singkatan dari ‘black’. Untuk tingkat kekerasan tinggi, dipilah lagi dengan memberikan angka untuk membedakan level kekerasannya, misalnya H – 2H – 3H- 4H dan seterusnya. Semakin tinggi levelnya, semakin keras granit pensil tersebut dan biasanya hasil goresan yang dibuat semakin tidak nyata (jelas).
Demikian juga untuk tingkat ke’hitam’an-nya. Levelnya juga dibedakan, seperti B – 2B – 3B – 4B – 5B dan seterusnya. semakin tinggi levelnya, semakin hitam hasil goresan pensil tersebut. Granit dari pensil yang mempunyai tingkat ke’hitam’an tinggi, biasanya lebih lunak dan mudah patah. Namun hasil gorasannya terlihat nyata.

Nah, dari penjabaran di atas semoga anda sekarang dapat membedakan hasil goresan dengan mempergunakan pensil 2B dengan pensil 5B.

Semoga bermanfaat.

–o0o—

 

Topik: Membuat animasi button di flash 8.

Dari: Geulis

Di Yahoo Answers 7 Februari 2009

Jawaban terbaik Yahoo Answers dipilih oleh Suara Terbanyak

 

Tanya:

Bagaimana cara membuat animasi button di flash 8 ?

 

Jawab:

Hai Geulis,

Flash 8 atau biasa juga disebut Flash Professional merupakan paket aplikasi yang dapat membantu kita merancang multimedia interaktif. Salah satu persyaratan agar multimedia tersebut menjadi interaktif adalah dengan dilengkapi serangkaian tombol/button yang menjadi perwakilan tangan kita agar dapat berselancar/browsing ke seantero kamar media tersebut.

 

Pada Flash 8 yang masih dinaungi Macromedia Corp., teknik membuat tombol gampang sekali. Anda dapat merancang dengan mempergunakan ‘rectangle tool’ jika menginginkan format persegi, atau ‘oval tool’ jika terlihat tidak memiliki sudut yang tajam. Image/foto juga dapat dijadikan sebuah tombol.

 

a.        Teknik membuat tombol pada Flash Pro/8

Dalam kasus ini kita coba saja dengan membuat empat persegi panjang. Kalau sudah, klik kanan pada bentuk tadi hingga keluar kotak dialog. Konfersi kotak tersebut dengan mengklik ‘convert to..’ — maka selanjutnya akan muncul kotak dialog lagi. Pada obsion ‘movie clip + button + grafik’ klik mouse pada titik button agar gambar tersebut menjadi sebuah tombol.

 

b.       Teknik menganimasikan tombol

Setelah tombol selesai, tinggal menganimasikannya agar tombol tersebut terlihat dinamis. Caranya, doble klik pada tombol yang telah dibuat, sehingga muncul empat buah timeline (mudah-mudahan anda tahu mana yang time line). Pada timeline ke dua, klik kanan dan pilih ‘insert key frame’, lalu ubah warna/bentuk gambar yang semula. Demikian juga untuk timeline ke tiga. Klik kanan dan pilih ‘insert key frame’, ubah lagi bentuk, ukuran atau warnanya agar terlihat ada perubahan. Coba lihat hasilnya dengan cara ‘Test Movie’.

 

Semoga berhasil dan bermanfaat

Selamat mencoba.

Salam Flash

materi referensi:

Macromedia Flash Professional 8

 

 

–o0o—

 

Topik: Cara mewarnai dan Menambah Tekstur Menggunakan Adobe Photoshop

Dari: General Graf Spee

Di Yahoo Answers 13 Februari 2009

Jawaban terbaik Yahoo Answers dipilih oleh penanya sendiri.

 

Tanya:

Saya telah men-download sebuah model polos (tidak berwarna) dari FPS Banana dan saya ingin memberi tekstur, mewarnai, dan memasangkannya ke dalam gem Counter Strike Condition Zero. Ada yg tau gag gimana caranya? Kasi tau dong. Semua jawaban Anda sangat saya hargai.

 

Jawab:

Hai General,

Adobe Photoshop memang diciptakan untuk mengkondisikan image sesuai dengan selera kreatifitas penggunanya. Anda salah satunya yang ingin mencoba memanipulasi image mempergunakan aplikasi ini. Kebetulan, saya belum pernah melihat image seperti yang Anda maksud. Namun saya berkeinginan untuk coba menjawabnya, dan saya membayangkan gambar yang telah Anda download tersebut masih berupa kontur hitam putih (mudah-mudahan begitu).

Jika memang seperti yang saya bayangkan di atas, silahkan Anda buka image tersebut pada Photoshop dengan cara klik file + open + pilih gambar yang telah Anda simpan pada directory Anda. Jika sudah, maka pada jendela ‘layers’ akan tertera sebagai ‘background’. Klik kanan gambar yang ada di layers tersebut dan keluar kotak dialog. Pilih ‘duplicat layer…’. Jika Anda benar melakukan langkah ini maka pada layers akan muncul kotak dialog untuk memberi nama baru pada duplikasi gambar pertama. Lalu ‘OK’.

a.        Pemberian warna background.

Sekarang tinggal memberi warna. Masih pada layers, ‘create new layer’. Caranya, lihat bar paling bawah pada jendela layers. Klik icon yang terletak di sebelah kiri icon ‘tong sampah’. Maka akan muncul layer baru yang masih putih. Layer ini akan kita jadikan untuk warna background. Seleksi layer putih tersebut untuk selanjutnya beralih ke lembaran kerja untuk memberi warna sesuai keinginan Anda. Saya berasumsi untuk langkah ini (pemberian warna) sudah Anda kuasai.

 

Jika lembaran kerja Anda berubah total menjadi warna yang baru saja Anda beri, kembali ke jendela ‘layers’ untuk mengklik dan mendrag ke bawah copy-an layer background yang pertama Anda lakukan tadi, sampai akhirnya muncul kembali background copy.

 

Sampai di sini, jika warna yang telah Anda buat tadi tertutup, berarti Anda harus meng’crop’ dasar putih yang ada secara keseluruhan. Dengan mempergunakan ‘Majic Wand Tool’ pada toolbar Anda bisa mengklik salah satu tempat pada lembaran kerja berwarna putih untuk di delete. Bersihkan bahagian-bahagian yang dirasa tidak diperlukan dengan mempergunakan ‘Erase Tool’.

 

b.       Pemberian warna gambar

Langkah-langkah di atas jika benar Anda lakukan maka gambar Anda telah berwarna, namun belum spesifik pada objek. Untuk itu, Anda perlu membuat layer baru untuk dipergunakan sebagai tempat warna objek. Buat layer baru seperti langkah di atas. Kemudian dengan mempergunakan ‘Poligonal Lasso Tool’ seleksi bahagian-bahagian gambar yang akan diberi warna. Dalam keadaan terseleksi (dapat dilihat dari garis putus-putus yang berpendar) isi bahagian tersebut dengan warna yang sesuai dengan selera Anda. Lakukan bahagian demi bahagian sehingga keseluruhan objek tersebut dipenuhi warna. Kontur gambar (jika berupa dekoratif image) sebaiknya jangan dihilangkan.

 

c.        Menimbulkan efek tekstur

Efek tekstur pada gambar/objek dapat diciptakan dengan menyeleksi terlebih dahulu bahagian gambar yang mana yang akan dimunculkan efeknya. Untuk ini Anda harus mengklik terlebih dahulu layer demi layer pada jendela layer, untuk selanjutnya beralih ke bar bahagian bawah untuk mengklik icon ‘fx’. Pilih ‘Bevel and Emboss…’ . Sampai di sini silahkan Anda bereksperimen sendiri dengan mengatur parameter ‘depth’, ‘size’, ‘soften’, ‘angel’ maupun ‘style’ yang ada.

Mudah-mudahan penjelasan singkat ini membantu Anda dalam mengembangkan kreatifitas dalam mengolah image pada Photoshop. Mohon maaf jika masih belum memuaskan Anda.

 

Salam
Ariasdi

materi referensi:

Adobe Photoshop CS3

–o0o–

8 thoughts on “Diskusi

  1. Satu langkah yang sangat baik sekali dengan memperluas link. Saya sangat berharap sekali guru di Indonesia lebih banyak lagi yang mampu me-link ke dunia pendidikan elektronik (E-Learning). Salah satu penyebab tertinggalnya pendidikan Indonesia adalah tertinggalnya komunikasi. Namun saya yakin orang Indonesia sangat berpotensi dan tekun, suatu saat pendidikan di Indonesia akan baik kembali.
    Salam buat Guru se Indonesia…
    Thanks.

  2. salam kenal pak ariAsdi,

    bagus ya forum ini. saya kebetulan bukan guru TI, tapi boleh nanya kan?
    Saya pingin bisa bikin blog. gimana ya caranya?
    tentunya yang gratis aza. trima kasih atas bantuannya.

    romli (085648784877)
    mojokerto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s